Presiden muda 2014

by - 12:10



Tahun 2014 ini merupakan tahun spesial bagi gue, kenapa: 1.) Ini adalah tahun PEMILU dan tentu pertama kalinya gue bisa mencoblos untuk menentukan masa depan bangsa. Yeaah, masa depan negara ini sekarang ada ditangan gue (Berdiri sambil mengepalkan tangan kanan ke atas, mata di sok cool in, penumpang pada naek) . Oke, gue emang lagi di kereta waktu bayangin itu. 2.) Tahun ini juga merupakan tahun berbahagia bagi seluruh umat pencinta sepak bola di seluruh dunia, kalo Sepak Bola adalah agama, maka tahun ini lah dimana para utusan tuhan bertugas untuk menghibur kita semua. FIFA World Cup is Coming. 3.) Alasan ketiga ini adalah alasan paling penting dari semua alasan diatas. Karena ditahun 2014 ini gue bakaaaaaal.......ULANG TAHUN!. oke skip aja, gue pernah lebih garing dari ini kok.

Ngomong-ngomong soal pemilu 2014,
kian banyak orang yang berlomba lomba untuk mentasbihkan dirinya menjadi seorang pemimpin. Memasang baliho-baliho di pinggir jalan (Padahal baliho udah gede....oke itu Boboho), mengumbar senyum dan kebaikan palsu di Iklan TV dan masih banyak lagi. Menurut gue, meningkatkan popularitas dengan cara menghambur-hamburkan uang seperti itu adalah suatu perbuatan kemubajiran, padahal seharusnya uang itu bisa digunakan untuk kegiatan yang lebih bermanfaat misalnya, maen PS 3, tiga hari tiga malem di Rental PS. Sunggu suatu ide yang sangat cemerlang bukan? Bukan. Oke!

Dengan tingginya suhu politik di Indonesia ini, namun sayang masyarakat masih apatis terhadap caleg caleg yang.....eh bentar dulu. Ngerti apatis? Itu loh kalo orang ngelawak terus garing, APATIIIS.....APA SIIIIH WOI!!

Sampe mana tadi? Oh iya Masyarkat yang masih apatis terhadap calon pemimpin dinegeri ini. Dan gue juga termasuk orang yang apatis. Rakyat engga butuh pemimpin yang memberikan janji, tapi rakyat butuh pemimpin yang memberikan materi! Betuuul? BETUUUUULL! Seketika rakyat Indonesia semangat kalo bahas materi.

Gatal melihat kridibelitas para caleg belakangan ini dan dorongan kuat dari guru ngaji gue, Mulai detik ini, gue mendeklerasikan maju untuk mencalonkan diri sebagai calon presiden Indonesia 2014! Tepuk tangannya mana?? Prok prok prok prok! *Cumen guru ngaji gue yang tepuk tangan*
Capres muda Indonesia.





Karena basic gue sebagai seorang pejuang......cinta, maka partai yang gue usung adalah Partai Harapan Perjuangan yang disingkat PHP. Didasari banyaknya pemuda-pemudi Indonesia yang tak terberdayakan secara sempurna karena masalah percintaan, maka dengan partai ini gue mengkampanyekan “peningkatan kontribusi pemuda terhadap kemajuan bangsa dengan melancarkan hubungan asmara mereka”. HIDUPP PHP, HIDUUUUUUP!! (Itu teriakan guru ngaji gue, meh)
Logo partai PHP.

Dan ini adalah salah satu contoh kampanye gue di salah satu daerah di sorong, Papua: Dalam rangka memajukan bangsa ke arah yang lebih baik, saya Doni Jaelani selaku calon presiden dan ketua umum partai harapan perjuangan, PHP, mengajak para pemuda dan pemudi Indonesia untuk bersatu membangun Indonesia menjadi negara adidaya dengan pemuda sebagai ujung tombak negara. Saya juga berjanji, ketika saya terpilih maka saya jamin tidak ada lagi spesies jomblo di Indonesia. Karena status jomblo sebenarnya adalah masalah utama bangsa. Orang jomblo, kemungkinan besar tidak seproduktif kaum yang memiliki pasangan. Kaum yang sudah memiliki pasangan mempunyai motivasi tinggi dalam bekerja karena dengan semakin giat bekerja, maka semakin banyak uang, yang kemungkinana bisa membahagiakan pasangannya. Selain itu orang yang memiliki pasangan baru, tingkat kebahagiaannya semakin tinggi, kebahagiaan yang tinggi berbanding positif dengan peningkatan keefektivitasan bekerja. Dengan demikian, perekonomian bangsa akan menjadi lebih baik.
Waktu gue lagi kampanye di Sorong, Papua.



Maka jika saya terpilih sebagai presiden 2014, misi pertama saya adalah memberikan ruang yang bebas terhadap kaum jomblo untuk mencari pasangannya. Misi ini akan dibarengi dengan diterbitkan Undang undang baru yang berisi: “Kaum jomblo dan fakir asmara adalah milik negara dan merupakan kewajiban negara untuk memfasilitasi mereka dalam mencari pasangan hidupnya”.
Sory Backgroud nya rumah gue
Bersama Doni Jaelani: No kode kodean, No gengsi, No Harapan Palsu, Selalu percaya diri. Indonesia lebih baik



MAKA PILIH SAYA SEBAGAI PRESIDEN RI 2014.


You May Also Like

2 comments