Surat Untuk Yang Jauh Di Sana

by - 22:54


Dear kamu

Kamu yang tentunya berada jauh disana. Jika kamu dekat disini, untuk apalah aku membuat surat ini. Jika kamu dekat sini, aku tak perlu sibuk untuk membuat tempat penyimpanan rasa kangen dan rindu yang terkadang tak lagi tertampung di otak ku. Jika kamu dekat disini, untuk apa juga aku bolak balik ke counter pulsa untuk membeli pulsa yang tentunya digunakan menghubungi kamu. Dan Jika kamu dekat disini, tentunya juga kamu engga bakal jauh disana.

Kamu yang jauh disana

Disini aku sedang merindukan mu. Kata anak alay, rindu itu penyakit, namanya Malarindu. Aneh sekali. Aku berpikir kalo korupsi itu penyakit, namanya pasti Malarangeng. Ah pembahasan yang terlalu jauh. sama seperti jarak yang memisahkan kita, terlalu jauh

Kamu yang jauh disana

Apa kabar kamu? Pertanyaan basa-basi yang kadang ku ucapkan ke kamu. Tapi semoga tidak dengan surat ini. Surat ini aku buat dimalam minggu. Dimana banyak pasangan yang sedang bermesraan diluar sana. Tapi tidak dengan aku, meskipun aku memiliki pasangan tapi aku tidak bisa bermesraan, iya karena kamu jauh disana. Kapan kamu bisa dekat disni? Aku rindu. bukan bukan, nama aku bukan rindu. Maksudnya Namaku Doni, yang sedang merindu

Kamu yang jauh disana

Kamu pasti bingung, kenapa aku mengirim surat ini melalui blog bukannya kantor pos. aku juga sama bingungnya gimana caranya mengirim surat ini melalui kantor pos. karena itu lah aku kirim melalui blog ini. Menurut aku bagaimana mengirimnya bukan lah hal yang penting, yang terpenting adalah isi surat ini yang semoga bisa kamu pahami. Padahal terkadang aku bingung untuk memahami tulisan aku sendiri

Kamu yang jauh disana

Semoga setelah membaca surat ini, kamu tiba-tiba memutuskan untuk berhenti kuliah dan kemudian berada disini bersama ku terus. Hahaha aku hanya bercanda. Semoga dengan surat ini kamu tersadar bahwa, ada seorang lelaki yang jauh disana sedang merindukan sosok seperti mu disampingnya.

Kamu yang jauh disana

Terimakasih sudah berkenang untuk membuang beberapa menit waktu dalam hidupmu untuk membaca surat ini. 


TTD
Aku si Rambut belah pinggir 

You May Also Like

0 comments