Sunday, 19 January 2014

Efisiensi Penggunaan Kolor dimusim Penghujan



*Duaaar* *Suara petir* *Petir can tropus paleo javanicus * alaah! Diawali dengan suara ledakan petir yang luar biasa dahsyat, akhirnya gue tergerak untuk menulis di blog ini lagi.  APA HUBUNGANNYAAAAAA!

Posting di tahun 2014 ini, gue bakal mengurangi tingkat ke-absurd-an tulisan gue yang menurut data terakhir telah menyebabkan 276 orang yang udah baca tulisan gue sebelum-sebelumnya terkena penyakit Alzheimar level 2. Untuk mengurangi ke-absurd-an tulisan gue, posting kali ini gue bakal bahas hal yang sedikit ilmiah, yaitu tentang “Meningkatkan Efisiensi penggunaan Kolor dimusim penghujan”(Dimane ilmiahnya!!). Ini merupakan salah satu isu penting bagi para ibu-ibu yang suka mencuci pakaian dikala musim penghujan datang. Menurut Buku Dijeh Theory di bab 76, Intensitas ibu-ibu mencuci, berbanding positif dengan munculnya matahari di pagi hari

Ada beberapa alasan kenapa ibu-ibu jadi enggan untuk mencuci: 1. Males, 2. Males banget, 3. Males bingit, 4. Males gara-gara banyak makan cabe. ITU MULES WOII!!