Thursday, 25 October 2018

Apa yang Harus Dilakukan Ketika Pacar Kena Cacar?



"Kayaknya aku kena cacar air deh"

Begitu isi chat yang gue terima dari si pacar ketika sedang leyeh-leyeh di kasur.

"Emang kamu dari kecil belum pernah kena cacar?" Bales gue.

"Belum"

Beda dari penyakit kebanyakan, cacar menurut gue adalah penyakit yang cukup unik. Karena setahu gue, setiap orang cuma bisa kena penyakit cacar sekali seumur hidup. 

Jadi penyakit cacar tuh enggak bisa dipakai jadi alesan buat enggak masuk sekolah kayak penyakit-penyakit masuk angin, pusing kepala, atau sakit gigi.

Dan setelah gue googling, emang bener kalau cacar cuma menyerang seseorang sekali seumur hidup. 

Menurut laporan dari Journal Paediatric and Child Health vaksin yang pernah dikasih ke kita pada saat imunisasi, baru benar-benar bekerja di atas usia 12 bulan. Vaksin ini bakal memblok virus cacar untuk datang dua kali. Gitu katanya.

Cacar Handika

Ketika tahu si pacar kena cacar, hal yang terlintas di pikiran gue adalah hilangnya salah satu pertanyaan standar ketika pacaran.

Sebuah pertanyaan super klasik yang levelnya setara "Kamu udah makan belum?"

Pertanyaan tersebut adalah

"Kamu udah mandi belum?"

Ya, pertanyaan itu pastinya sia-sia diajukan kepada pacar yang kena penyakit cacar. Mitosnya, orang yang kena penyakit cacar enggak boleh kena air.

Tapi, apa bener orang yang kena cacar enggak boleh mandi? Dan setelah gue googling, ternyata enggak ada aturannya kalau dilarang mandi sewaktu cacar. Hal ini ditunjukkan demi menjaga higenitas tubuh dan mencegah bakteri atau infeksi lain masuk saat kekebalan tubuh sedang menurun.

Berarti pengalaman gue dulu salah banget. Gue waktu kena cacar pas kecil malah enggak mandi.

Soalnya enggak ada air.

Hiya hiya hiya.

Menurut pengalaman gue sebagai anggota komunitas terkena cacar akibat ditularin temen, bakal ada momen shock therapy dari transisi badan mulus menjadi penuh bintik-bintik merah yang dialami si penderita cacar. Apalagi kalau ini dialami oleh cewek dewasa yang sangat mementingkan penampilan tubuh.

Sebelum si pacar kaget badannya penuh bintik-bintik, gue berusaha menenangkannya.

"Nanti jangan panik ya kalau badan kamu jadi banyak bintik-bintik merah. Jangan panik kalau muka kamu gak jadi mulus lagi. Tapi kamu boleh panik kalau tiba-tiba aku ninggalin kamu"

Wadiadududwaiwdaduw!